Chat!

Hubungi Kami






Mau Untung? Jual Rumah Murah

Pelemahan ekonomi membuat penjualan rumah anjlok dan meleset dari target yang ditetapkan sebelumnya.

Namun, penurunan ternyata hanya terjadi pada pasar rumah kelas menengah atas. Sebaliknya, untuk pasar rumah murah, justru terjadi anomali.

Beberapa pengembang malah menangguk untung karena penjualan selama 2015 melebihi ekspektasi.  

"Penjualan 2015 meningkat. Memang belum sampai dua kali lipat, tetapi pada 2014 marketing sales Rp 150 miliar, dan pada 2015 sekitar Rp 200 miliar," ujar Direktur Marketing Riscon Realty Aviv Mustahfirin kepada Kompas.com, Selasa (12/1/2015).

Menurut Aviv, mulai tahun 2014, perusahaan mencetak penjualan signifikan rumah murah atau rumah sederhana sehat (RSH). RSH ini merupakan proyek yang mereka akuisisi dari perusahaan lain.

Salah satu proyek RSH yang diambil alih Riscon berlokasi di Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Proyek RSH ini berada di lahan seluas dua hektar dan hanya berjarak satu kilometer dari sambungan Tol Antasari-Depok.

Tipe yang dipasarkan adalah ukuran 30 meter persegi dan sudah akad kredit pada November-Desember 2015 sebanyak 300 unit.

Luas keseluruhan 42 hektar. Sebagian besar belum dikembangkan, yakni 40 hektar sedang menunggu pematangan lahan.

Rencananya, pengembangan ini akan menjadi kawasan dengan berbagai peruntukan (mixed use) dan menajdi inti pengembangan untuk tahun ini.

"Selain rumah, ada apartemen juga nanti. Ada keinginan juga pihak Kecamatan Bojong Gede untuk mendirikan pusat olahraga semacam Istora Senayan dan ada masjid agungnya," jelas Aviv.

Penulis: Arimbi Ramadhiani