Chat!

Hubungi Kami






Begini Desain Interior Rumah untuk Para "Jomblo"

Kaum jomblo atau single kerap kesulitan memilih pasangan. Hal itu juga berlaku ketika mereka dihadapkan pada pilihan desain interior rumah atau apartemen.

"Bagi mereka yang berencana men-jomblo dalam jangka waktu panjang, bisa memilih rumah atau apartemen yang minimalis, compact, modern, dan simple dengan gaya Skandinavian," kata desainer interior, Aghnia Fuad, kepada Kompas.com, di Jakarta, Rabu (13/1/2016).

 Gaya Skandinavia yang dimaksud Aghnia tak terlepas dari kemunculan rantai toko furnitur asal Swedia di Indonesia.

 

Hal itu membuat banyak kalangan muda mulai menggunakan gaya-gaya ala Swedia atau negara Skandinavia lainnya di dalam rumah atau apartemennya.

Kesan minimalis dan simple bisa diwujudkan melalui penggunaan barang-barang seperti meja makan yang bisa dilipat dan kursi yang tidak terlalu memakan banyak tempat.

 "Untuk visualnya ya standar 1 kamar tidur yang nggak terlalu besar, 1 ruang tamu, dan satu kamar mandi," ujar Aghnia.

Dia menambahkan bahwa pemilik rumah atau apartemen yang masih sendiri cenderung bisa "bermain" dengan ruang tamunya.

Aghnia menyarankan ruang tamu diisi dengan sofa, karpet, televisi, meja kecil, roller curtain yang sederhana dan wallpaper.

"Bisa juga ditambah unsur-unsur bata yang lagi tren sekarang atau permainan warna cat. Dindingnya juga bisa dihias dengan dekorasi quote-quote yang juga lagi tren sekarang," tambahnya.

Sementara untuk dapur, Aghnia menyarankan agar terhubung dengan ruang tamu. Karena itu, dapur pun tidak perlu terlalu besar dan cenderung sederhana dengan menempatkan kompor kecil bersama dengan meja bar atau meja makan lipat.

Warna pastel yang lembut dan netral masih menjadi favorit pada tahun ini. Aghnia menyarankan untuk mereka yang single menggunakan warna-warna seperti putih terang atau biru muda.

"Kalau cowok bisa pakai warna abu-abu, cewek bisa peach atau pink. Ya intinya sih warna-warna yang bisa menampakkan keluasan ruangan," pungkasnya.

Penulis: Ridwan Aji PitokoEditor : Hilda B Alexander